loader

FBI Selidiki 1.000 Orang Terduga Teroris "Lone Wolf" di AS

FBI Selidiki 1.000 Orang Terduga Teroris "Lone Wolf" di AS
Direktur FBI Christopher Wray. (Foto: AFP/Mandel Ngan)Biro Investigasi Federal (FBI) menyelidiki 1.000 orang yang diduga teroris "lone wolf" di Amerika Serikat. Ini belum termasuk 1.000 terduga "teroris domestik" yang juga masuk dalam radar penyelidikan FBI.Menurut direktur FBI Christopher Wray dalam rapat dengan Senat AS pada Rabu (16/5), terduga teroris "lone wolf" adalah prioritas tertinggi dalam upaya pemberantasan terorisme FBI.Sebanyak 1.000 teroris lone wolf, kata dia, terpantau FBI di seluruh 50 negara bagian AS. "Ini belum termasuk penyelidikan Al-Qaeda, penyelidikan tradisional (ISIS), penyelidikan teroris dalam negeri," kata Wray.Teroris lone wolf adalah sebutan untuk orang-orang yang teradikalisasi melalui situs atau media sosial di internet. Mereka kebanyakan telah menyatakan baiat kepada pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi. Jenis teroris ini sangat berbahaya karena tidak terduga, tidak terdeteksi, dan bisa melakukan serangan kapan saja mereka mau.

Salah satu kasus serangan lone wolf adalah penembakan di kelab gay Orlando pada Juni 2016 yang menewaskan 49 orang. Pelakunya, Omar Mateen, yang tewas ditembak dalam peristiwa itu, diketahui telah berbaiat kepada Baghdadi."Yang membuat penyelidikan ini sangat sulit adalah karena tidak banyak titik yang menghubungkan orang-orang ini. Mereka mengincar target lunak, menggunakan senjata yang mudah digunakan, IED (bom rakitan), mobil, pisau, atau pistol," kata Wray.FBI juga memantau 1.000 orang yang diduga "teroris domestik". Mereka adalah para ekstremis sayap kanan, aktivis pecinta hewan yang radikal, atau aktivis anti-aborsi.Wray mengatakan FBI terus memantau pergerakan mereka, mencari pertanda kuat yang menjadi sinyal serangan akan dilakukan. Jika tanda itu muncul, FBI bisa bertindak membekuk para lone wolf ini.

Komentar

lebih banyak berita utama di kami Pos terkait

News
News
News
News
News
News
News
News
News