loader

Golkar Usung Sudikerta, Setnov: Ngaben dan SMK Gratis!

Golkar Usung Sudikerta, Setnov: Ngaben dan SMK Gratis!
Ketua Umum Golkar Setya Novanto dalam penyerahan rekomendasi untuk Sudikerta sebagai Cagub Bali di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Rabu 24 Mei 2017 (Foto: Prins David Saut/detikcom)
Badung - DPP Golkar mengusung Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta untuk maju dalam Pilkada Bali 2018. Ketua Umum Golkar Setya Novanto sempat menyampaikan alasannya mendukung pria kelahiran Badung itu.

Dalam seremoni penyerahan rekomendasi Sudikerta untuk Pilgub 2018 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Rabu (24/5/2017), Setya Novanto sempat bertanya kinerja dan performa Sudikerta kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Gubernur Pastika menyatakan Sudikerta sosok yang tepat untuk melanjutkan Bali Mandara Jilid III. Program Bali Mandara ini adalah program yang dibawa oleh Pastika selama dua periode memimpin Bali.

"Target kemenangan untuk Partai Golkar di Bali. Target ini bisa terwujud kalau direstui Bapak Gubernur," kata Setya Novanto dalam sambutannya di hadapan Gubernur Pastika dan Wagub Sudikerta.

Pria yang akrab disapa Setnov ini berharap kader Golkar di DPD Bali juga mengupayakan koalisi dengan partai lain. Sehingga program Bali Mandara Jilid III bisa dilanjutkan oleh Sudikerta.

"Perlua koalisi walau kita bisa maju sendiri. Saya sudah minta Pak Sudikerta, sebagai cagub untuk menjadi gubernur itu harus turun ke masyarakat dengan Bali Mandara III, Tri Hita Karana, agar terjadi kehidupan damai dan masyarakat sejahtera," ujar Setnov.

Setnov kemudian membeberkan perbincangannya dengan Sudikerta ketika menyebut Bali Mandara III plus. Plus itu, dijelaskan Sudikerta kepada Setnov, adalah ngaben dan SMK gratis.

"Plusnya apa ini? Pak Sudikerta jawab di antaranya untuk ajeg Bali dengan ngaben gratis dan pendidikan SMK gratis," ucap Setnov.
Golkar Usung Sudikerta, Setnov: Ngaben dan SMK Gratis!
Foto: Prins David Saut/detikcom
Setnov mengingatkan agar kader Golkar tidak melakukan perbuatan yang melanggar AD/ART partai dan hukum yang berlaku sepanjang Pilgub 2018. Tindakan tegas, menurut Setnov, akan diambil pengurus jika terjadi pelanggaran oleh oknum kader partai berlogo pohon beringin ini.

"Pada akhirnya, kita harapkan koalisi dengan partai lain. Saya juga sudah menghubungi ketua-ketua partai, mudah-mudahan harapan kita dapat terwujud. Saya juga mengundang tokoh lintas agama berkaitan dengan masalah kebangsaan karena di Bali kalau aman, maka provinsi lain akan aman. Karena Bali adalah panutan provinsi lain," pungkas Novanto.
(vid/try)

Komentar

lebih banyak berita utama di kami Pos terkait

News
News
News
News
News
News
News
News
News