loader

Perampok Satroni Rumah Polisi di Sukabumi

Perampok Satroni Rumah Polisi di Sukabumi
Polisi olah TKP di rumah korban perampokan. Foto: istimewa
Kabupaten Sukabumi - Perampok menyatroni rumah milik polisi di Sukabumi. Pelaku membawa kabur uang Rp 10 juta dan sejumlah barang berharga.
Aksi perampokan itu terjadi di rumah anggota Polres Sukabumi, US (35), Kampung Kutamaneuh, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Jumat (26/5/2017), dini hari.
Informasi dihimpun, pelaku masuk rumah korban setelah merusak jendela kamar depan menggunakan linggis. Saat kejadian, di dalam rumah hanya ada RH (34), istri US. Sedangkan US (35) tengah bertugas. Pelaku yang terlihat hanya satu orang.

"Pelaku masuk melalui kamar depan, karena tidak ada barang berharga pelaku kemudian bergerak ke kamar utama," kata Kapolsek Gunungguruh Ipda Yudi Wahyudi kepada detikcom.

RH yang tertidur kemudian terjaga dan kaget melihat pelaku menggeledah isi kamarnya. "Sadar korban terbangun, pelaku yang menggunakan penutup wajah ini lalu mengacungkan senjata tajam dan mengancam korban, kemudian menarik paksa perhiasan gelang emas yang dipakai korban. Saat itulah korban spontan berteriak meminta tolong," tutur Yudi.

Mendengar teriakan RH, sejumlah warga berhamburan mendatangi rumah korban. Pelaku berhasil melarikan diri sambil menggondol perhiasan dan uang tunai sebesar Rp 10 Juta yang disimpan dalam tas.

"Pengakuan korban total kerugian mencapai 20 juta rupiah, saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih dalam untuk mengidentifikasi pelakunya," ujar Yudi.

Hingga kini RH masih mengalami trauma dan belum bisa memberikan keterangan.

Ika Kartika, kerabat korban, menyebut peristiwa perampokan yang menimpa RH terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Warga saat itu terbangun setelah mendengar teriakan korban.

"Kaget mendengar RH teriak, tetangga yang lain juga terbangun dan langsung berhamburan keluar rumah. Ternyata rumah sepupu saya itu kerampokan," tutur Ika Kartika (39).

Ika menjelaskan, korban saat ini kondisinya shock. "Badannya masih lemas, masih sering melamun. Dia mengaku sempat diancam juga pakai golok oleh pelakunya," ucap Ika.
(bbn/bbn)

Komentar

lebih banyak berita utama di kami Pos terkait

News
News
News
News
News
News
News
News
News