loader

Beredar Surat Pencabutan Rumah Dinas, Keluarga Bimantoro Kaget

Beredar Surat Pencabutan Rumah Dinas, Keluarga Bimantoro Kaget
Foto: Gang lokasi rumah dinas keluarga Bimantoro/Meilika Asanti
Jakarta - Di tengah pengusutan kasus baku hantam antara anggota TNI AL Lettu Satrio dengan Bimantoro, beredar foto surat pencabutan rumah dinas TNI AL yang ditempati keluarga Bimantoro. Keluarga kaget.

"Saya juga baru denger tadi pagi. Dari temen juga lewat whatsapp (mengenai surat itu," kata Siska, tante dari Bimantoro, saat ditemui di rumah dinas di Kelapa Gading Utara, Jakut, Kamis (26/10/2017).

Siska hanya melihat foto surat itu dari aplikasi WhatsApp. Pihak keluarga belum menerima surat resmi.
Baca juga: Anggota TNI versus Pemobil: Suap-suapan Nasi Berujung Kelahi
Dalam surat yang beredar tersebut disebutkan permohonan pencabutan izin pinjam pakai tanah kavling TNI AL atas nama Mayor (Purn) FX Tulus Haryono (alm). Surat tersebut menyebutkan Mayor (Purn) FX Tulus Haryono sudah almarhum. Siska pun langsung menepis hal itu.

"Nah itu salah itu. Masih ada eyangnya. masih dua-duanya masih lengkap. Makanya saya juga tadi kok kaget suratnya seperti itu," tegas Siska.

Bimantoro sendiri merupakan cucu pertama Mayor (Purn) FX Tulus Haryono (80). Namun Mayor (Purn) FX Tulus Haryono belum bisa memberikan keterangan langsung karena sedang pergi ke rumah salah seorang cucunya.

Siska mengatakan Bimantoro sendiri sudah lama tidak tinggal di rumah tersebut. Saat ini rumah itu ditempati kakek dan nenek Bimantoro. Beserta keluarga pamannya.

"Enggak udah lama. Jadi waktu SMA itu dia tinggal di sini. Tapi KTP-nya memang di sini," jelas Siska.

Dikonfirmasi mengenai surat yang beredar ini, Kadispen TNI AL Laksma Gig Jonias Mozes Sipasulta mengaku baru mengetahuinya. Menurut Gig, surat tersebut untuk kepentingan internal.

"Selamat siang. Saya baru tahu tentang surat ini. Isi dan tujuan dari surat ini sudah jelas dan untuk konsumsi internal. Agar lebih jelas silakan koordisikan ke Lantamal III Jakarta," kata Gig.
(fjp/fjp)
perkelahian

Komentar

lebih banyak berita utama di kami Pos terkait

News
News
News
News
News
News
News
News
News