loader

Koalisi Besar Lawan Petahana di Pilwali Malang Terbentuk

Koalisi Besar Lawan Petahana di Pilwali Malang Terbentuk
Foto: Muhammad Aminudin
Malang -
Pilwali Malang 2018 akan diramaikan pasangan calon diusung koalisi besar. Gabungan 6 parpol akan jadi lawan petahana Moch Anton merebut kursi wali kota dan wakil wali kota periode 2018-2023. 6 Parpol itu yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, PPP dan Hanura.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Malang Arif Dharmawan mengatakan, jika arah membentuk koalisi diikuti enam parpol masih dalam tahap penjajakan, dirinya belum bisa berkomentar banyak. Sebab dalam pertemuan terakhir, ada beberapa ketua parpol tidak hadir.

"Saya belum bisa komentar, karena ada beberapa ketua parpol tak hadir. Yang sudah berjalan adalah tahap komunikasi dan penjajakan antar parpol untuk menyamakan visi dan misi Kota Malang lebih baik," ujarnya saat dihubungi detikcom, Sabtu (17/12/2017).

Sementara Ketua DPC Partai Hanura Kota Malang Ananda Yaqud Gudban menyatakan ada rencana berkoalisi untuk mengusung pasangan calon di Pilwali Malang 2018 nanti. Parpol yang akan bergabung adalah di luar PKB, PKS dan NasDem, yang telah resmi mengusung petahana Moch Anton.
"Ada harapan menuju ke sana dan belum final. Komunikasi masih terus berjalan. Mohon doa restunya," ujar Nanda begitu akrab disapa.

Sedangkan Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang Edi Sofyan Jarwoko mengatakan, pertemuan antar parpol untuk mengarah kepada kerjasama, sudah pernah berjalan.
"Secara informal sudah seringkali bertemu, tapi bersifat parsial. Baru yang terakhir komplit enam parpol itu," bebernya terpisah.

Menurut dia, dari pertemuan itu, kesepakatan untuk berkoalisi belum final. Masing-masing parpol masih belum mengambil sikap untuk bergabung mengusung pasangan calon. "Kan sikapnya di ketua masing-masing, kemarin ada yang gak datang (Gerindra dan Hanura)," tegasnya dihubungi terpisah.

Dia mengaku, pertemuan terakhir juga merupakan pertemuan kedua enam parpol yang berencana membangun sebuah kekuatan besar untuk menjadi peserta di Pilwali 2018 nanti.
"Garis besarnya, kita ingin menyamakan niat yang baik, mulia, tinggal nanti tekadnya ditata, bersatu mengarah kepada kebaikan," sebutnya.

Edi juga tak memberikan sinyal, kapan koalisi besar ini ditetapkan. Karena komunikasi mengarah kepada kesamaan pandangan antar parpol butuh dilakukan. "Doakan saja," tandasnya.
(fat/fat)
pilwali malang 2018
pilkada serentak

Komentar

lebih banyak berita utama di kami Pos terkait

News
News
News
News
News
News
News
News
News

Tulisan Terbaru

kamu akan suka