loader

Kapal Berbendera Singapura yang Ditangkap di Batam Bawa 1,1 Ton Sabu

Kapal Berbendera Singapura yang Ditangkap di Batam Bawa 1,1 Ton Sabu
Foto: KM Sunrise Glory ditangkap TNI AL (Agus-detikcom)
Jakarta -
Sebuah kapal berbendera Singapura, Sunrise Glory tertangkap kapal TNI Angkatan Laut KRI Siguror di perairan Selat Philips, Batam. Kapal tersebut memuat 1,1 ton sabu.

Penangkapan kapal Sunrise Glory itu berlangsung pada Rabu (7/2) sekitar pukul 14.00 WIB. Kapal tersebut ditangkap karena memasuki perairan Indonesia. Kapal itu memasang bendera Singapura.

"Operasi sudah dimulai dari tanggal 2 Desember 2017, berdasarkan info yang diperoleh bahwa ada kapal asing yang akan membawa narkoba ke Indonesia melalui jalur laut dengan kapal ikan," ujar Direktur Prekursor dan Psikotropika Badan Narkotika Nasional (BNN) Brigjen Anjan P Putra kepada detikcom, Sabtu (10/2/2018).
Baca juga: Kapal Pencuri Ikan Sekaligus Pengangkut Narkoba Ditangkap di Kepri
Tim dari TNI AL, BNN dan Bea Cukai sempat mendeteksi keberadaan kapal tersebut. Akan tetapi, kapal tersebut sempat singgah di Australia sebelum akhirnya tertangkap di Batam.

"Pada tanggal 7 Februari, kapal tersebut kembali masuk ke Indonesia dengan membawa 1,1 ton sabu," imbuh Anjan.

Petugas mencurigai kapal tersebut, sehingga melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan, dokumen kapal diduga palsu, sehingga petugas langsung menarik kapal tersebut ke Dermaga Batu Ampar, Batam.
Baca juga: Soal Eksekusi Mati, Jaksa Agung: Nggak Usah Nanya Lah...
Pada Kamis (8/2), kapal tersebut diserahkan ke Lanal Batam. Tim WFQR Lantamal IV/Lanal Batam selanjutnya mengecek terhadap para ABK kapal tessebut.

Sementara tim lainnya mengecek muatan kapal. Hasil pengecekan, ditemukan 1 ton diduga sabu yang dimasukan ke dalam 41 karung beras ditumpu dengan palka bahan makanan.
(mei/tor)
sabu

Komentar

lebih banyak berita utama di kami Pos terkait

News
News
News
News
News
News
News
News
News