loader

Ketua DPR: Tenggelamkan Kapal Pengangkut 1 Ton Sabu!

Ketua DPR: Tenggelamkan Kapal Pengangkut 1 Ton Sabu!
Foto: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hingga Ketua DPR RI Bambang Soesato meninjau kapal asing pengangkut 1 tin sabu. (Parastiti-detikcom)
Kepulauan Riau -
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) turut hadir bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk memberikan apresiasi kepada kru KRI Sigurot-864 yang berhasil mengungkap kapal Sunrise Glory pengangkut narkotika jenis sabu seberat 1 ton. Bamsoet menuturkan rasa bangganya.

"Tidak ada kata lain selain bangga. Kerja sama antara TNI, Polri, dan BNN ini harus diteruskan," ujar Bamsoet di Lanal Batam, Kepulauan Riau, Minggu (11/2/2018).
Baca juga: Panglima, Bamsoet hingga Buwas Tinjau Kapal Pengangkut 1 Ton Sabu
Selaku Ketua DPR, Bamsoet pun meminta agar kapal Sunrise Glory agar ditenggelamkan. Tak hanya itu, sebagai langkah tegas, Bamsoet ingin pelaku dihukum mati.

"Apa langkah DPR? Tenggelamkan kapal ini dan hukum mati pelakunya," tegasnya.

Pada kesempatan itu, turut hadir Kepala BNN Budi Waseso (Buwas), Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari, dan Kabareskrim Ari Dono Sukmanto.
Baca juga: BNN: Kapal Sunrise Glory Sempat Drop 1 Ton Sabu di Australia
Penangkapan sabu 1 ton ini bermula ketika, Kapal patroli KRI Siguro-864 melakukan patroli sekitar pukul 14.10 WIB, Rabu (7/2). Saat itu tim melihat kapal tersebut. Tim patroli, mendeteksi kapal asing tersebut sedang melakukan aktivitas ilegal di perairan Selat Philip perbatasan perairan Singapura dan Batam.

"Saat ditangkap kapal KM. Sunrise Glory tidak memiliki sama sekali dokumen resmi yang dibawa saat berlayar, kapal memiliki spesifikasi GT.70 dengan jenis kapal merupakan kapal ikan,memiliki anak buah kapal sebanyak 4 orang dan dinakhodai Chen Chung Nan warga negara Taiwan," ucap Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut IV, Laksamana Pertama Ribut Eko Suyatno, di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kamis (8/2).
(yas/ams)
ketua dpr bambang soesatyo
ketua dpr
bambang soesatyo
sabu 1 ton

Komentar

lebih banyak berita utama di kami Pos terkait

News
News
News
News
News
News
News
News
News