loader

Pemerintah Siapkan Aturan Bagi WNI yang Pulang dari Suriah

Pemerintah Siapkan Aturan Bagi WNI yang Pulang dari Suriah
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -
Polri menyebut ada 500 WNI yang pulang dari Suriah belajar strategi teror. Menyikapi hal tersebut, pemerintah tengah menyiapkan peraturan.

"Pemerintah saat ini sedang mempersiapkan peraturan untuk warga negara Indonesia yang kembali dan terindikasi paham radikalisme dari Suriah, agar tidak menebarkan virus radikalisme di Tanah Air," ujar Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dalam akun Instagramnya (dr_moeldoko), Rabu (16/5/2018).
Baca juga: Densus 88 Gerebek Rumah di Probolinggo, Diduga Ada Jaringan Teroris
Moeldoko akan membahas hal tersebut dengan Menlu Retno LP Marsudi dan Menkum HAM Yasonna Laoly. Pembahasan ditargetkan pekan ini.

"Pembahasan tersebut akan dilakukan dalam pekan ini, guna untuk solusi WNI yang kembali dari Suriah. Pemerintah juga sedang mempersiapkan payung hukum untuk memantau WNI yang kembali dari Suriah," terang Moeldoko.
Baca juga: Imam Besar Istiqlal: Jihad Menghidupkan Orang, Bukan Mematikan
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan ada 500 WNI yang baru pulang dari Suriah. Salah satunya adalah Dita Oepriarto sekeluarga yang melakukan aksi bom bunuh diri terhadap 3 gereja di Surabaya, Jawa Timur.

"Yang kembali dari Suriah 500, termasuk di antaranya keluarga ini," kata Tito dalam jumpa pers mendampingi Presiden Jokowi di RS Bhayangkara Surabaya, Minggu (13/5).
(dkp/jor)
radikalisme
terorisme
moeldoko
suriah

Komentar

lebih banyak berita utama di kami Pos terkait

News
News
News
News
News
News
News
News
News