loader

Lagi, Densus Tangkap Terduga Teroris di Sidoarjo

Lagi, Densus Tangkap Terduga Teroris di Sidoarjo
Ilustrasi. Foto: Uje Hartono/detikcom
Sidoarjo -
Usai melakukan penangkapan terduga teroris di Perum AURI, Kelurahan Lemah Putro, Sidoarjo, Rabu (16/5), beberapa jam setelahnya Densus 88 Antiteror juga melakukan penangkapan terduga teroris lainnya di Sidoarjo. Ada satu orang terduga teroris yang ditangakp beserta sejumlah barang bukti.

Penangkapan tersebut terjadi di sebuah rumah di Perumahan AL Blok G VII, Nomor 5, Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Kamis (17/5) dini hari. Terduga teroris yang ditangkap bernama Dicky Lesamana (49) yang mengontrak di rumah milik anggota TNI AL tersebut.

Dicky ditangkap oleh Densus 88 karena diduga terlibat dalam jaringan teroris. Dalam penggerebekan di rumah tersebut, Densus 88 mengamankan sejumlah barang bukti seperti dokumen jihad dan busur panah.
Baca juga: Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Sidoarjo
"Dicky diperiksa oleh Tim Densus 88 di dalam rumahnya. Setelah selesai pemeriksaan diamankan, kemudian dimasukkan ke mobil," kata salah satu petugas dari Polresta Sidoarjo yang tidak mau disebut namanya, Kamis (17/5/2018) dini hari.

Sementara itu, salah seorang warga setempat yakni Sugeng (55) mengatakan, penangkapan terduga teroris tersebut terjadi sekira pukul sekitar pukul 00.15. Saat penangkapan tersebut, di depan rumahnya terdapat tiga unit mobil Toyota Innova, namun apa yang dibawa oleh petugas dari rumah itu tidak terlihat.
Baca juga: Pertemuan Minggu dan Strategi Bomber Surabaya Hindari Intel
"Kami tidak tahu persis apa yang dibawa oleh petugas, karena posisi kami agak jauh," kata Sugeng.

Masih kata Sugeng, Dicky tinggal di perumahan ini sejak tahun 2015. Dicky menempati rumah tersebut bersama istri dan lima anaknya. Namun mereka jarang bergaul ke tetangga.

"Sudah tiga tahun tinggal di perumahan ini. Warga perumahan tidak mengetahui kesibukannya sehari-hari, karena jarang sosialisasi ke tetangga," jelas Sugeng.
(jor/abw)
sidoarjo
teroris
terorisme
densus 88
densus 88 antiteror

Komentar

lebih banyak berita utama di kami Pos terkait

News
News
News
News
News
News
News
News
News