loader

Melihat Citra Karakter Trump dan Kim Jong-Un Lewat Tanda Tangan

Melihat Citra Karakter Trump dan Kim Jong-Un Lewat Tanda Tangan
Tanda tangan mereka yang ditunjukkan oleh Trump. (Jonathan Ernst/Reuters)
Jakarta -
Presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un. Seusai pertemuan bersejarah ini, kedua sosok yang sama-sama agresif tersebut menandatangani pernyataan bersama.

Trump dan Kim membubuhkan tanda tangan dalam dokumen tersebut. Menurut pendiri Indonesian School of Graphology (ISOG) Deborah Dewi, tanda tangan bisa mencerminkan bagaimana orang tersebut ingin dilihat orang lain.
Baca juga: Pertemuan Trump-Kim Ditutup dengan Teken Dokumen 'Misterius'
"Tanda tangan adalah gestur grafik seseorang yang dibuat untuk orang lain, sehingga wajar jika banyak orang 'berlatih' untuk membuat tanda tangan agar terlihat menarik di mata orang lain. Interpretasi gestur grafik tanda tangan memberi kita informasi mengenai bagaimana seseorang ingin dipersepsikan oleh orang lain," ujar Deborah saat berbincang dengan detikcom, Selasa (12/6/2018).

Sementara itu, kata Deborah, gestur grafik baru bisa mencerminkan kepribadian seseorang apabila pola indikator grafis memiliki kesamaan dengan tulisan tangan yang bersangkutan. Jika hanya tanda tangan, menurut Deborah, penekanannya adalah bagaimana yang bersangkutan ingin dicitrakan oleh publik.
Baca juga: Melihat Tanda Tangan Kim-Trump di Pernyataan Bersama Usai KTT
Secara umum Trump dan Kim tampak punya karakteristik sama. Tapi, menurut analisis Deborah, rupanya dua pemimpin negara nuklir itu punya harapan untuk dicitrakan dengan cara berbeda.
Analisis tanda tangan oleh Deborah Dewi. (Foto: dok. Deborah Dewi)
"Donald Trump ingin dilihat sebagai sosok pemimpin yang tegas, stabil, bisa diandalkan (reliable), visioner, dan tidak emosional," paparnya.

Deborah membandingkan bentuk tanda tangan Trump dan Kim. Tanda tangan Trump tampak tegak lurus, sementara Kim cenderung menaik.
Perbandingan tanda tangan Trump dengan Kim. (Foto: dok. Deborah Dewi)
"Kim Jong-Un ingin dilihat sebagai sosok pemimpin yang diplomatik, optimistis, dan realistis dalam mengambil tindakan dan empatik," kata Deborah.

Dilihat dari coretan Deborah, memang tanda tangan Trump dan Kim amat berbeda, sehingga pencitraan diri yang mereka harapkan pun berbeda.

"Sangat jauh berbeda bukan bagaimana harapan keduanya ingin dipersepsikan oleh publik. Namun di balik perbedaan tersebut, ada satu kesamaan, yaitu tanda tangan keduanya tidak mencerminkan nama jelas mereka. Tentu dalam grafologi hal ini pun memiliki makna tersendiri, yaitu membutuhkan privasi dan batasan yang jelas antara kehidupan pribadi dan ekspos publik," tutur Deborah.
Trump dan Kim setelah menandatangani dokumen. (Anthony Wallace/Pool via Reuters)
(bag/imk)
donald trump
donald trump bertemu kim jong un
kim jong un

Komentar

lebih banyak berita utama di kami Pos terkait

News
News
News
News
Internasional
Internasional
News
Internasional
News

Tulisan Terbaru

kamu akan suka