loader

Harun Yahya dan Perempuan 'Kittens' yang Jadi Kontroversi

Harun Yahya dan Perempuan 'Kittens' yang Jadi Kontroversi
Adnan Oktar alias Harun Yahya dan Para 'Kittens' (Hurriyet Daily News)
Istanbul -
Dalam talk show Adnan Oktar, perempuan-perempuan ini disebut sebagai 'kittens' atau 'anak kucing' sedangkan para laki-laki disebut 'lions' atau 'singa'. Penulis bernama pena Harun Yahya itu kena tegur pengawas pertelevisian Turki pada Februari lalu karena dinilai melanggar kesetaraan gender dan hak-hak perempuan.

Dilansir media Turki, Hurriyet Daily News, Rabu (11/7/2018), Harun Yahya punya saluran televisi sendiri bernama A9. Dalam tayangan saluran televisi itulah perempuan-perempuan itu tampil ke muka publik.
Baca juga: Gudang Senjata hingga Kendaraan Baja Harun Yahya Disita Polisi
Dalam program talk show yang dibawakannya, sering kali Harun Yahya membahas nilai-nilai Islam dan terkadang menari dengan wanita-wanita muda yang disebutnya 'kittens' alias anak kucing. Dia juga bernyanyi dengan pria-pria muda yang disebutnya 'lions' alias singa.
Adnan Oktar alias Harun Yahya dan Para 'Kittens' (Hurriyet Daily News)
Adalah Kepala Direktorat Hubungan Agama Turki (Diyanet) yang mengecam acara TV kontroversial itu, pada 31 Januari 2018. Acara itu disebutnya mencampur-adukkan percakapan agama dengan perempuan-perempuan yang telah dioperasi plastik.
Baca juga: Ditangkap Polisi, Harun Yahya: Ini Konspirasi Inggris!
"Ada referensi keagamaan tertentu dan dia menampilkan penari perut. Apa yang seperti itu bisa dilakukan? Dia sepertinya kehilangan keseimbangan mental," kata kepala Diyanet, Ali Erbas.

Pada Rabu (11/7/2018) waktu setempat, Harun Yahya telah ditangkap polisi Turki di kawasan Cengelkoy, Istanbul sisi Asia. Polisi menuduh Harun Yahya dan para pengikutnya telah melakukan tindak kriminal seperti membentuk geng kriminal, melakukan penipuan, dan penganiayaan seksual. Ratusan orang itu merupakan orang-orang yang dicurigai terlibat dalam geng bentukan Harun Yahya.
(dnu/nkn)
harun yahya
harun yahya ditangkap
adnan oktar

Komentar

lebih banyak berita utama di kami Pos terkait

News
News
News
News
News
News
Internasional
News
News

Tulisan Terbaru

kamu akan suka